Minggu, 04 Januari 2026

KHUJAERI, KETUA ICMI ORSAT KRONJO MEMBANGUN ASA LEWAT MADRASAH DINIYAH

Khujaeri (kanan) berfoto bersama para murid
yang berprestasi
ICMINEWS,KRONJO-Di era teknologi informasi digital saat ini sulit menemukan semangat membangun asa di pelosok perbatasan kota lantaran semangat manusia saat ini membangun citra lewat transformasi digital. Maka tak heran, anak-anak usia dini pun marak menjadi korban teknologi digital dan kerap membuat orang tua mereka kebingungan tindakan apa yang harus diambil untuk meredamnya?

Berbeda dengan itu, sosok Khujaeri, ketua Ikatan Cendekiawan Muslim se-Indonesia (ICMI) Orsat Kronjo, Kabupaten Tangerang rela menghabiskan waktunya untuk bersusah payah membujuk anak-anak pelosok  perbatasan kota di Kampung Wadas, Desa Pagedangan Udik Kecamatan Kronjo untuk bersekolah di Madrasah Diniyah, yaitu sekolah non-formal yang mengajarkan budi pekerti bernafaskan Islam. Khujaeri merintis Madrasah Diniyah sejak 5 (lima) tahun ke belakang, ia menampung puluhan murid di rumahnya untuk belajar bersama-sama tentang pondasi agama.

Pelajarannya sederhana, mengajarkan huruf hijaiyah, bermain dan belajar adab. Puluhan anak-anak itu nampak senang mengikuti pelajaran di madrasah diniyah. Khujaeri memiliki semangat tinggi dalam menciptakan suasana belajar yang digemari anak-anak usia dini.

Hari Ahad, (4/1/2026) pagi, anak-anak berkumpul di depan tenda berukuran 5x6 m sebagai lokasi utama kegiatan haflah (perayaan) atau oleh masyarakat setempat dikenal dengan istilah ihtifalan. Kegiatan itu rutin dilaksanakan di setiap tahunnya pada saat memasuki masa liburan atau persiapan menjelang kembali masuk ke sekolah. Tahun 2026 ini, kegiatan haflah dilaksanakan saat menjelang masa libur sekolah berakhir lantaran pemilihan waktu yang dianggap tepat untuk anak-anak madrasah diniyah. Khujaeri mengatakan acara haflah sebagai bentuk explorasi bagi anak-anak murid dengan pelajaran yang telah didapatnya.

“Anak-anak itu senang jika mereka mendapat apresiasi dari orang tuanya dan lingkungannya, maka kita upayakan setiap setahun sekali ada haflah, kegiatan ihtifalan yang menunjukkan bakat para murid, ada yang hafalan, menyanyi, menari dan lain-lain,” Ungkap Khujaeri, pendiri Madrasah Diniyah Ghinal Qolbi.

Para murid sedang menampilkan tarian seni Islam di pentas acara

Khujaeri berharap dengan adanya Madrasah Diniyah di kampungnya dapat membangun asa dan cita-cita para generasi bangsa dan agama untuk menjadi insan yang dekat dengan ajaran Allah dan rasul-Nya. “Harapan kami terciptanya generasi bangsa dan agama yang dekat dengan Allah dan Rasul-Nya, itu saja,” Kata Khujaeri yang juga pengurus MUI Kecamatan Kronjo.

Apa yang menjadi kegiatan dan rintisan Khujaeri patut dicontoh oleh banyak orang, sebab semangatnya tinggi dalam meletakkan pondasi agama Islam kepada anak-anak usia dini. Terlebih di tengah gempuran teknologi digital yang tiada batas memasuki pelosok-pelosok dan dapat diakses oleh siapapun termasuk anak-anak usia dini. Maka, banyak kasus terjadi anak kecanduan game online, gadget dan sebagainya yang dapat menghambat tumbuh kembang pendidikannya.

Apa yang menjadi tindakan Khujaeri dalam mengelola Madrasah Diniyah Ghinal Qolbi mendapat dukungan moril dari pejabat setempat yaitu Kepala Desa Pagedangan Udik, Astri. Sebagai kepala desa, Astri menunjukkan kepeduliannya kepada warga masyarakatnya yang sedang merintis dan memperjuangkan pendidikan anak-anak di wilayahnya. “Anak-anak usia dini harus diberikan tauladan dan pendidikan dasar untuk memperkokoh pengetahuannya di masa depan,” kata Astri dalam sambutannya di Kampung Wadas, Desa Pagedangan Udik.

Perlu diketahui, acara Haflah di Madrasah Diniyah Ghinal Qolbi selalu mendapat dukungan dari berbagai pihak, diantaranya MUI Kecamatan Kronjo, Pemerintah Desa Pagedangan Udik, ICMI Orda Kabupaten Tangerang, dan para tokoh masyarakat serta ulama.
(Red/505) 

Tim MS Corner

About Tim MS Corner

Author Description here.. Nulla sagittis convallis. Curabitur consequat. Quisque metus enim, venenatis fermentum, mollis in, porta et, nibh. Duis vulputate elit in elit. Mauris dictum libero id justo.

Subscribe to this Blog via Email :