Tampilkan postingan dengan label ICMI. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label ICMI. Tampilkan semua postingan

Rabu, 11 Maret 2026

Utusan ICMI Kabupaten Tangerang Ikuti Ramadhan Leadership Camp 2026


KOTA SERANG,ICMINEWS
- Majelis Pengurus Daerah (MPD) Ikatan Cendekiawan Muslim se-Indonesia (ICMI) Orda Kabupaten Tangerang mengirim peserta dalam kegiatan Ramadhan Leadership Camp 2026 yang diselenggarakan ICMI Orwil Banten bertempat di Poltekkes Banten pada Rabu, (11/3/2026). Kegiatan tersebut sebagai bentuk peningkatan kapasitas pengurus ICMI dalam bidang kepemimpinan. Ketua Panitia RLC 2026, H. Asep Mulya Hidayat mengatakan kegiatan tersebut menjadi agenda rutin setiap Ramadhan dan pada tahun 2026 ini kegiatan RLC menghadirkan narasumber yang memiliki kiprah praktis di masing-masing bidang, diantaranya Arif Wismansyah (mantan Walikota Tangerang/Pengusaha), Dahrizal, S. Kp, MPH (direktur Poltekkes Banten), Adi Dharma (Ketua OJK Banten) dan lain-lain.

Sabtu, 07 Juni 2025

Mengenang Wakil Sekretaris ICMI, Berpulang di Hari Qurban

TANGERANG, ICMINEWS-Haji Eman, begitu sapaan akrab pria berkulit hitam yang menjabat sebagai Wakil Sekretaris ICMI Orda Kabupaten Tangerang. Pria tegas yang memiliki nama lengkap Evan Siswanto ini telah berpulang keharibaan Allah SWT. pada Jumat, (6/6/2025) dini hari. Kepergian Haji Eman terbilang membuat kaget banyak orang, termasuk kolega-koleganya di kepengurusan ICMI. Tidak terdengar kabar sakit atau tengah dalam pengobatan jalan, tetiba Haji Eman dikabarkan meninggal dunia. Salah satu tokoh pemuda Kronjo, Daenuri menceritakan bahwa almarhum sempat dilarikan ke Rumah Sakit karena ada masalah dengan Jantungnya, namun nyawanya tak tertolong, dan Ia berpulang untuk selamanya.

Jumat, 07 Maret 2025

SAFARI RAMADHAN ICMI KE PONDOK PESANTREN ATTADZKIR PASAR KEMIS

ICMINEWS-Ikatan Cendekiawan Muslim se-Indonesia (ICMI) Orda Kabupaten Tangerang melakukan kegiatan Safari Ramadhan 1446 H ke Pondok Pesantren Attadzkir, Kecamatan Pasar Kemis pada Jumat, (07/03/2025). Kegiatan Safari Ramadhan sebagai momentum silaturahmi ICMI Kabupaten Tangerang bersama masyarakat dan para santri. Kegiatan tersebut diisi dengan aktivitas Halaqoh Ramadhan yang diikuti para santri Pondok Pesantren Attadzkir beserta para Ustadz dan ustadzah yang mengajar di pondok tersebut.

Minggu, 02 Februari 2025

ICMI Dorong Pemerintah Fasilitasi Eksistensi Madrasah Diniyah


TANGERANG,ICMINEWS
 - Keberadaan Madrasah Diniyah saat ini tak banyak mendapat perhatian pemerintah Daerah. Lantaran beralasan kewenangan madrasah berada di Kementerian Agama yang notabene sebagai instansi vertikal atau struktur langsung di pusat. Akan tetapi, pertumbuhan dan perkembangan Madrasah Diniyah perlu mendapat pengelolaan khusus oleh Pemda maupun kementerian agama. Salah satu yang menjadi kebutuhan anak usia sekolah MD ini adalah sarana prasarana. Sebagian besar pengelola MDT merupakan kelompok masyarakat atau yayasan yang operasionalisasinya mandiri. Hal ini harus menjadi perhatian pemerintah.

Pengurus Ikatan Cendekiawan Muslim se-Indonesia (ICMI) Orda Kabupaten Tangerang turut buka suara dalam memperhatikan keadaan dan eksistensi Madrasah Diniyah di Kabupaten Tangerang. Bahwa pemerintah harus benar-benar membuka mata, memberikan fasilitasi perkembangan MDT di berbagai wilayah.

“Kabupaten Tangerang itu memiliki Perda tentang Madrasah Diniyah Takmiliyah, seharusnya pemerintah bergerak cepat dan serius memberikan fasilitasi peningkatan sarana dan prasarana bagi MDT,” kata Maksis Sakhabi, ketua ICMI Orda Kabupaten Tangerang, pada Minggu (2/2/2025).

ICMI Kabupaten Tangerang pernah merumuskan peta penguatan regulasi tentang Madrasah Diniyah Takmiliyah di Kabupaten Tangerang memerlukan bantuan pemerintah daerah dalam meningkatkan kapasitas dan pengembangannya.

Madrasah Diniyah sebagai pioner pendidikan untuk anak-anak yang harus selalu mendapatkan support pemerintah.

“Kita tahu kondisi sarananya memprihatinkan. Madrasah Diniyah itu memiliki peranan besar tentang pembentukan karakter anak, jadi selayaknya fasilitas pendukungnya memadai,” kata Maksis Sakhabi

Lebih lanjut Maksis mendorong pemerintah daerah harus memberikan program peningkatan mutu dan kualitas sarana prasarana peserta didik pada Madrasah Diniyah.

Kamis, 05 Desember 2024

Saring Sebelum Sharing, Kaji Sebelum Bagi, Kupas Sebelum Copas

Ocit Abdurrosyid Siddiq, MA

(Anggota Dewan Pakar ICMI Orda Kab. Tangerang)


Beberapa waktu lalu, di beberapa group WhatsApp yang saya ikuti ramai oleh kiriman berupa tayangan video dengan durasi 1 menit 4 detik dengan adegan seorang lelaki dewasa yang diduga etnis Tionghoa menyuruh seorang anak untuk jongkok dan menggonggong layaknya seekor anjing.

Sabtu, 03 Agustus 2024

Pelajar 19 Tahun di Jawa Timur Terduga Teroris, Ini Kata Cendekiawan Muda Banten

BANTEN-Terjadi sebuah penangkapan terduga teroris di Kota Batu, Jawa Timur pada 31 Juli 2024 Pukul 19.15 WIB. Penangkapan dilakukan oleh Tim Detasemen Khusus (Densus) 88 Antiteror Polri. Terduga teroris adalah seorang pelajar berusia 19 tahun berinisial HOK. Menurut keterangan penyelidikan polisi, HOK diduga sebagai simpatisan organisasi ISIS (Islamic State of Iraq and Syiria). HOK hendak berencana melakukan bom bunuh diri. “Densus 88 masih menyelidiki  kemungkinan keterkaitan dengan jaringan pendukung ISIS lainnya,” kata Juru Bicara Densus 88 Antiteror Mabes Polri, Kombes Aswin Siregar.

Sabtu, 23 Maret 2024

ICMI KABUPATEN TANGERANG GELAR SANTUNAN YATIM BERSAMA PARA PERAWAT

Pengurus ICMI ORDA Kabupaten Tangerang menyerahkan secara simbolis bantuan sembako kepada perwakilan anak yatim, Sabtu (23/3/2024).

TANGERANG-KEMIRI, Ikatan Cendekiawan Muslim se-Indonesia (ICMI) ORDA Kabupaten Tangerang menggelar acara Buka Puasa Bersama anak yatim dan duafa di Yayasan Kota Santri Hidayatusholihin, Kecamatan Kemiri Kabupaten Tangerang pada Sabtu, (23/3/2024) kemarin. Acara tersebut digelar sebagai agenda rutin tahunan dalam mengisi Bulan Suci Ramadhan. Kali ini, ICMI mengajak para perawat yang tergabung dalam Persatuan Perawat Nasional Indonesia (PPNI) Kabupaten Tangerang.

Kamis, 02 Februari 2023

ICMI Kronjo Dukung Ketua MUI Terpilih

KRONJO, ICMINEWS-Musyawarah Kecamatan (Muscam) Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kecamatan Kronjo menetapkan KH. Syaebi Hamdi terpilih secara aklamasi setelah seluruh komponen ulama peserta Muscam memilihnya secara tunggal. KH. Syaebi memimpin MUI Kecamatan Kronjo untuk masa bhakti 2022-2027. Kepemimpinan KH. Syaebi Hamdi dinilai berhasil menggerakkan kegiatan MUI di Kecamatan Kronjo oleh para ulama dan asatidz se-Kecamatan Kronjo.

Senin, 29 Maret 2021

ICMI Kabupaten Tangerang Periode 2021-2026 Resmi Dilantik

TANGERANG - Majelis Pengurus Daerah (MPD) Ikatan Cendekiawan Muslim se-Indonesia (ICMI) Orda Kabupaten Tangerang secara resmi dilantik oleh Ketua ICMI Orwil Banten, Prof. Dr. Lili Romli, M. Si di Aula Gubug Makan Mang Engking, Citra Raya pada Sabtu, (27/3) kemarin. Acara pelantikan digelar secara terbatas dan memenuhi prosedur protokol kesehatan secara ketat.

Acara pelantikan berlangsung sejak mulai Pukul 09.00 hingga pukul 11.30 WIB dengan kapasitas peserta 15 orang, sehingga pengurus yang tidak berkesempatan hadir secara langsung dapat mengikuti melalui virtual layanan zoom.

Kamis, 19 November 2020

Kabupaten Tangerang Bakal Jadi Tuan Rumah Silakwil ICMI Banten 2021

TANGERANG-Ikatan Cendekiawan Muslim se-Indonesia (ICMI) Orwil Banten akan menggelar Silaturahmi Kerja Wilayah (Silakwil) Tahun 2021 di Kabupaten Tangerang pada Maret 2021 mendatang. Hal ini dikatakan Ketua ICMI Orwil Banten, Prof. Lili Romli pada saat audiensi dengan Bupati Tangerang, Ahmed Zaki Iskandar di Gedung Pendopo Bupati Tangerang, Jl. Ki Samaun No.1, Sukajadi, Tangerang, Jumat, (20/11) pagi.

Kamis, 15 Oktober 2020

Dari Webinar HUT Kabupaten Tangerang, ICMI Banten Apresiasi Pembangunan di Tangerang

TANGERANG-Kabupaten Tangerang memasuki usia 388 tahun tepat di tanggal 13 Oktober tahun 2020. Pelaksanaan pembangunan di kota seribu industri ini mendapat apresiasi dari Ikatan Cendekiawan Muslim se-Indonesia (ICMI) Orwil Banten.

Senin, 12 Oktober 2020

HUT ke-388 Kabupaten Tangerang, ICMI Sampaikan Lima Pesan



TIGARAKSA - Majelis Pengurus Daerah (MPD) Ikatan Cendekiawan Muslim se-Indonesia (ICMI) Orda Kabupaten Tangerang menyampaikan lima pesan kepada Pemerintah Daerah dalam rangka HUT ke-388 Kabupaten Tangerang. Pesan tersebut antara lain; Pertama, Pemerintah harus menuntaskan pembangunan secara menyeluruh di Kabupaten Tangerang. Kedua, Pemerintah memberikan rasa aman bagi ummat beragama dalam menjalankan kegiatan keagamaannya.

Minggu, 11 Oktober 2020

ICMI Pusat Minta Masyarakat Gugat UU Cipta Kerja ke MK

ICMINEWS, JAKARTA - Ketua Umum Ikatan Cendekiawan Muslim se-Indonesia (ICMI), Prof. Jimly Asshiddiqie meminta masyarakat ajukan gugatan UU Cipta Kerja ke Mahkamah Konstitusi (MK) jika diperlukan. Anggota DPD RI Dapil DKI Jakarta itu menilai jika UU Cipta Kerja itu berasal dari Presiden dan sudah final. Maka menurutnya langkah masyarakat yang konstitusional adalah menggugatnya ke MK.

Sabtu, 03 Oktober 2020

HUT Banten ke-20, Kaum Cendekiawan Ungkap Keberhasilan WH-Andika

Cendekiawan Banten saat berdiskusi usai pelantikan ICMI Banten. Photo: istimewa


ICMINEWS, Tangerang - Tepat hari ini, 4 Oktober 2020 adalah Hari Ulang Tahun (HUT) Provinsi Banten ke-20. Sejak berdirinya Provinsi ujung pulau Jawa ini yakni 4 Oktober 2000 harapan adanya perubahan selalu menjadi keinginan masyarakat Banten seluruhnya. Betapa tidak, Provinsi ini dikenal sebagai provinsi yang memiliki potensi kekayaan yang menjanjikan kesejahteraan masyarakatnya. Selain sebagai gerbang investasi dunia dengan adanya Bandara Internasioal Soekarno-Hatta, Banten juga memiliki wilayah yang dikenal sebagai kota seribu industeri yaitu Tangerang, belum lagi di bidang pertanian Banten juga memiliki keunggulan hasil tani seperti di wilayah pesisir Kabupaten Serang, tak hanya itu, di Wilayah Selatan Banten juga terdapat kekayaan alam di bawah bumi, tambang emas dan kandungan mineral lainnya kaya di bumi Banten Selatan. itulah mengapa Banten disebut sebagai Provinsi Kaya Alam.

Di Hari jadinya yang ke-20, Kalangan masyarakat Banten menginginkan Banten terus bergeliat dalam pembangunan di semua sektor, hal ini untuk kemajuan dan kesejahteraan masyarakat Banten. Kalangan cendekiawan di Banten memiliki harapan besar di usia 20 tahun Provinsi Banten, masyarakat Banten semakin terpenuhi layanan kebutuhan dasarnya. Ketua ICMI Kabupaten Tangerang, Sis Maksis Sakhabi menilai bahwa pembangunan di Banten saat ini adalah progres yang maju, yaitu berada pada tahap bergerak menuju kedewasaan, dimana masyarakat sudah tercukupi kebutuhan dasar secara umum, pertumbuhan ekonomi terus berkelanjutan, penggunaan teknologi secara meluas, diversifikasi industri serta ditandai dengan peningkatan infrastruktur yang baik.

"kami percaya di tangan Pak WH dan Pak Andika, Banten terus bergerak pada kemajuan, itu terbukti dari peningkatan infrastruktur, pendidikan dan sebagainya. Dari lima teorinya Rostow, Banten dalam tahap ke-empat yaitu bergerak menuju kedewasaan," Ungkap Sis Maksis melalui sambungan telepon seluler.

Cendekiawan Banten lainnya yang juga akademisi UIN Banten, A. Malik Fatoni mengungkapkan bahwa Banten dari masa ke masa, terlihat adanya perubahan signifikan di usianya yang ke-20 tahun ini.

"Banyak terobosan gubernur WH dan Wakilnya dalam memajukan Banten. Kondisi jalan provinsi saat ini sangat bagus dan sudah dinikmati masyarakat, pertumbuhan ekonomi secara umum selalu meningkat, kemampuan APBD setiap tahun berkembang, ini merupakan wujud atau hasil pembangunan selama ini," kata Malik Fathoni, Wakil Sekretaris ICMI.

red.

Jumat, 02 Oktober 2020

ICMI Orda Kabupaten Tangerang Gelar Rapimda Secara Terbatas



ICMINews, TANGERANG - Majelis Pengurus Daerah (MPD) ICMI Orda Kabupaten Tangerang menggelar Rapat Pimpinan Daerah (Rapimda) dengan terbatas lantaran covid-19. Agenda Rapimda diselenggarakan di SIT Al-Itqan, Balaraja pada Jumat, (2/10). Rapimda membahas sejumlah urusan strategis organisasi, mulai dari evaluasi kinerja organisasi hingga persiapan Musyawarah Daerah (Musda) II Tahun 2020. Rapat dipimpin langsung oleh Ketua ICMI Orda Kabupaten Tangerang, Sis Maksis Sakhabi.

Dalam pengarahannya, Maksis Sakhabi menjelaskan jika kepengurusan ICMI Orda Kabupaten Tangerang akan berakhir masa khidmatnya pada 10 Desember 2020. Untuk itu, ia merumuskan bersama unsur pimpinan lainnya seperti wakil ketua dan wakil sekretaris untuk mempersiapkan agenda Musda II. 

“Organisasi kita tidak boleh nanti ada kekosongan kepengurusan, maka sebagai bentuk tanggung jawab organisasi, kita selenggarakan Musda II,” Kata Maksis menjelaskan kepada para Wakil Ketua dan Wakil Sekretaris

Namun, forum rapat berpendapat pelaksanaan Musda II yang seharusnya digelar di bulan Desember diminta untuk ditunda sampai situasi pandemi covid-19 dirasa mereda. “Sebaiknya, Musda II diundur di bulan Februari tahun 2021, ini mempertimbangkan situasi covid yang terus meningkat di bulan ini,” Kata Qomaruzzaman, Wakil Ketua ICMI.

Hal senada juga diungkapkan peserta rapat yang lainnya, hingga akhirnya rapat memutuskan menunda pelaksanaan Musda II bulan Desember 2020 menjadi bulan Februari 2021.

“Betul, ini kita pending hingga situasi aman, (Musda) bulan Februari lah,” kata Tosim, Sekjen ICMI Orda Kabupaten Tangerang

Untuk diketahui, selain membahas Musda II Rapimda membahas berbagai persiapan kegiatan menyambut HUT Kabupaten Tangerang yang jatuh pada 13 Oktober mendatang. ICMI akan menyelenggarakan refleksi pembangunan Kabupaten Tangerang dan Lomba Karya Tulis Ilmiah Para Ketua OSIS se-Kabupaten Tangerang. “Kita akan menggelar refleksi pembangunan Kabupaten Tangerang, dari masa ke masa serta mengundang para ketua OSIS SMA/SMK se-Kabupaten Tangerang untuk menulis,” Kata Maksis Sakhabi membacakan hasil keputusan rapat.

(krs/jah)

Jumat, 18 September 2020

Profesor Indonesia Jadi Dosen Terbaik Universitas di Jerman

Prof. Dr. Ing. Wicaksono bersama ilmuan terkemuka di Universitas Jacobs, Jerman.

Prof. Dr. Ing. Hendro Wicaksono adalah dosen terbaik di Universitas Jacobs, Beremen, Jerman. Dia dinobatkan sebagai dosen terbaik tahun 2020 ini yang berasal dari Indonesia. Prof. Hendro tidak hanya dipilih dari segi kualitas mengajar, ia menjadi motivator sekaligus sumber inspirasi mahasiswa dalam menemukan hal-hal baru dalam penelitiannya.

“Ada yang introver, ada yang kritis dan sering menyampaikan pendapat, ada yang lelet, ada yang nakal, suka bolos, atau datang sebentar lalu cabut,” demikian Prof. Dr. -Ing. Hendro Wicaksono, yang tahun ini menyabet gelar dosen terbaik Universitas Jacobs, Bremen, Jerman saat menceritakan ratusan mahasiswa yang diajarnya. Mahasiswa-mahasiswa itu berasal dari lima benua, yang budayanya beda-beda. Mereka punya nilai-nilai dan informasi dari negara masing-masing yang bisa dibagi. Jadi saya belajar banyak dari situ,“ tambahnya

Sejak tahun 2010 Hendro sudah aktif berkecimpung dalam kegiatan penelitian dengan bekerjasama dengan berbagai organisasi di Jerman, Uni Eropa, dan juga Indonesia. Tema penelitiannya berkisar pada manajemen data, manajemen pengetahuan dan kecerdasan buatan, beserta aplikasinya untuk tata kola penggunaan energi, optimasi proses di industri dan rantai pasok, termasuk juga smart city.

Penelitian yang dilakukannya mulai dari tingkat penelitian dan pengembangan, sampai tingkat inovasi. “Hingga saat ini saya dan tim berhasil mendapatkan dana hibah penelitian dengan jumlah total sekital tiga juta euro,” ungkap Hendro yang merupakan lulusan S3 dari bidang informatika untuk teknologi mesin, di Karlsruher Institut für Technologie, Jerman, sebuah jurusan yang menurutnya belum ada di Indonesia.

Pada tahun 2013 ia mengembangkan sistem untuk meningkatkan efisiensi penggunaan energi berbasis artificial intelligence yang digunakan di beberapa apartemen di Jerman, di kompleks perumahan di Eindhoven Belanda, serta kompleks perkantoran di Sevilla dan Barcelona, Spanyol.

Tahun 2014 sistem tersebut dikembangkan lebih lanjut dengan fitur tambahan di telepon pintar dan penggunaan berbagai macam sensor. Hasilnya digunakan di beberapa kantor pemerintahan di beberapa kota di kawasan Nordbaden, negara bagian Baden-Württemberg Jerman. Riset sistem ini terus dikembangkan dan tahun 2015-2016 dan digunakan untuk sistem smart city di Cambridge, Inggris; Sevilla, Spanyol; dan Lizanello, Italia.

Selain mengajar dan mengambangkan riset di Jerman, Hendro Wicaksono juga tengah mengembangakan start up yang bergerak di bidang perlindungan lingkungan dan layanan kesehatan. Tujuannya untuk meningkatkan kualitas kehidupan sosial dan lingkungan di Indonesia melalui pemanfaatan teknologi. Tidak hanya penguasaan teknologi yang menjadi fokus start up ini, tapi juga tata kelola organisasi dan bisnis yang menyertai teknologi tersebut supaya bermanfaat secara nyata.

“Menurut kami, mendirikan start up adalah salah satu jalan terbaik supaya pengalaman dari Jerman dan penguasaan teknologi dapat bermanfaat secara luas dan terukur di masyarakat. Jika start up tersebut sukses berarti masyarakat juga menerima ide dan teknologi yang kita usung,” demikian ditekankan Hendro.

(src:viva.co.id)

Kamis, 17 September 2020

Di Masa Pandemi, ICMI Bantu Warga Terdampak

 

ICMINews, Tangerang - Di tengah merebaknya wabah corona virus deseas (Covid) 19, banyak warga di Kabupaten Tangerang terdampak akibat pendemi tersebut. diantaranya adalah buruh pabrik yang kena Putus Hubungan Kerja (PHK), pedagang kecil yang sepi pembeli dan pelaku UMKM yang gulung tikar. Ikatan Cendekiawan Muslim se-Indonesia (ICMI) Orda Kabupaten Tangerang melakukan aksi tebar manfaat melalui pemberian bantuan sembako kepada warga yang terdampak adanya covid-19.

Pemberian bantuan pun dilakukan dengan menyambangi warga, mengingat situasi yang tak memungkinkan mengumpulkan massa dengan jumlah banyak. Satu persatu disamabangi dan diberinya bantuan secara langsung.

Aan Angsori, selaku Ketua Panitia Pelaksana ICMI Berbagi menuturkan, pihaknya merasa terpanggil akan keadaan masyarakat saat ini yang terkena dampak adanya pandemi covid-19. Menurut Aan, warga masyarakat Tangerang banyak sekali yang mengalami kesluitan ekonomi di tengah pandemi ini, seperti kalangan pelaku UMKM yang gulung tikar, buruh pabrik yang ter-PHK, kuli dagang yang tak lagi bisa bekerja dan sebagainya.

"untuk itu, kami hadir untuk mereka yang merasakan kesulitan ekonomi di masa pendemi ini," terang Aan yang juga Kepala SMK Jaya Buana, Kresek Tangerang Banten.

kepada ICMINews, Aan menyampaikan ucapan terima kasih kepada pihak yang telah berkontribusi dalam menyalurkan bantuan kebutuhan pokok ini. "kami ucapkan terima kasih kepada Ketua ICMI, Sekjen ICMI, para donatur yang sudah turut serta memberikan bantuan" ucapnya.

Sementra Ketua ICMI Orda Kabupaten Tangerang, Maksis Sakhabi menyampaikan keprihatinannya terhadap kondisi masyarakat saat ini yang terkena dampak pandemi.

"kita semua tahu bahwa pandemi ini tidak hanya mengancam kesehatan dan jiwa manusia, tetapi juga mengancam sektor ekonomi manusia, berapa banyak orang yang drop secara ekonomi akibat pandemi ini," Kata Maksis kepada ICMINews.

Maksis Sakhabi berharap kepada pemerintah pusat maupun daerah untuk memperhatikan nasib warga yang terdampak secara ekonomi akibat pandemi covid-19 tersebut. Ia meminta pemerintah selalu hadir kapanpun dibutuhkan masyarakat.

"setiap saat pemerintah harus ada untuk masyarakat," pintanya.

Kegiatan ICMI Berbagi di Masa Pandemi ini bisa menjadi inspirasi bagi kalangan masyarakat yang masih memiliki kemampuan berbagi. melalui kegiatan sosial seperti ini akan membantu kehidupan masyarakat di Kabupaten Tangerang khususnya, serta membantu pemerintah dalam menangani dampak pandemi ini secara global.

(sahid/sugianto)

Sabtu, 07 Juli 2018

ICMI KAB TANGERANG: WASPADAI PERPECAHAN UMMAT JELANG TAHUN POLITIK 2019

ICMINEWS-Pemilihan Umum (Pemilu) Presiden dan Wakil Presiden serta DPR, DPRD dan DPD sudah memasuki tahap pendaftaran calon. Hal ini akan membuat para kandidat semakin gencar dalam merebut hati rakyat (baca: konstituen). Oleh karenanya, masyarakat diminta untuk tidak terprovokasi oleh kampanye-kampanye hitam yang kerap menghiasi alam demokrasi. Hal tersebut disampaikan Ketua Ikatan Cendekiawan Muslim se-Indonesia (ICMI) Kabupaten Tangerang, Sis Maksis Sakhabi, M.AP saat memberikan ceramah pada Halal Bihalal ICMI Kabupaten Tangerang di Kronjo, (7/7).




Menurut Maksis, Pemilu 2019 berpotensi menjadi penyebab perpecahan di kalangan ummat dikarenakan terjadi perbedaan pilihan politik. “Banyak yang tertipu dengan perbedaan-perbedaan pandangan politik, menyebabkan seseorang tak lagi menganggap saudaranya sebagai saudara. Padahal perbedaan pilihan itu sebuah keniscayaan di alam demokrasi. Kalangan cendekiawan dan para ulama harus menerangkan ini kepada masyarakat bahwa perbedaan itu nikmat, rahmat dan harus dijadikan energi positif untuk bersatu,” Kata Maksis saat memaparkan pada sessi Dialog Politik ICMI.
Ia juga menilai sudah banyak kejadian akibat perbedaan pilihan politik menyebabkan bercerai berainya kelompok, keluarga dan individu dengan individu lainnya. Hal tersebut hanya akan membuat masyarakat berpecah belah. “Ini akibat pemikiran politik yang tidak tuntas, menganggap orang lain salah dan hanya dirinya yang benar. Sehingga berbuat tidak adil disebabkan karena kebenciannya terhadap suatu kelompok,” Kata Maksis.
Sementara Anggota DPRD Provinsi Banten, Makmun Muzakki menyatakan bahwa masyarakat harus cerdas menentukan pilihan politik karena akan berpengaruh pada kebijakannya nanti. “Saya simpulkan masyarakat harus buat kontrak politik lima tahun dengan calon anggota dewan. Sebab, jika terpilih kita bisa langsung mengontrolnya,” Ungkap Anggota Komisi I DPRD Banten ini.
Menutup pidatonya, Makmun menegaskan bahwa Pemilu 2019 adalah alam demokrasi yang harus diisi dengan rencana-rencana konkrit. “Kita sudah tidak lagi bicara soal siapa pendiri bangsa, siapa PKI dan sebagainya. Hari ini kita hanya mengisinya saja, Indonesia sudah merdeka dan kita isi kemerdekaan ini dengan jalan politik yang mensejahterakan masyarakat,”Tegas Makmun di hadapan para cendekiawan muslim se-Kabupaten Tangerang.
Turut hadir dalam acara tersebut Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kec. Kronjo, KH. Syaebi Hamdi, Ketua LBH ICMI, Ahmad Abidin SH, Direktur BMI Travel, Nasrillah, Tokoh masyarakat, H. Djunaedi HS, Ubaidillah, Jahrudin dan lain-lain.

Kamis, 28 Desember 2017

KEHADIRAN KAUM INTELEKTUAL DALAM PEMBANGUNAN BERKELANJUTAN

Pembangunan berkelanjutan merupakan sebuah tema diskusi di setiap ruang perdebatan para kaum logika. Tema ini menjadi penting lantaran adanya suatu tujuan bersama di era millenium (Millenium Development Goals) yaitu terwujudnya masyarakat dunia yang adil, makmur dan sejahtera merata.
Tak hanya di Indonesia saja, tema pembangunan berkelanjutan merambah ke seluruh penjuru dunia. Kali ini, dalam sebuah momentum penting para cendekiawan Islam di Indonesia berkumpul, membicarakan pembangunan berkelanjutan sebagai bentuk implementasi keilmuan para cendekiawan dalam menentukan sikap dan tindakan untuk kehidupan yang nyata. Para cendekiawan muslim berdebat menyoal peran dan eksistensi kaum intelektual di ranah pemerintahan. Karena hampir seluruhnya berpendapat peran dalam dunia pemerintahan tak hanya dibutuhkan sebuah konsep kelimuan semata melainkan sisi-sisi lain kehidupan sosial, politik dan ekonomi menjadi pertimbangan penguasa untuk melibatkan kaum intelektual.

Kamis, 13 April 2017

MAKSIS SAKHABI: PERSATUAN ADALAH SEGALANYA DEMI NKRI

ICMINEWS, TANGERANG - Berbicara persatuan dan kesatuan masyarakat Indonesia saat ini dihadapkan pada afiliasi pilihan politik. Betapa tidak, satu golongan tertentu bisa terpecah menjadi berkeping-keping lantaran beda pilihan politik. Pengalaman ini bisa dilihat dari perhelatan Pilkada di DKI Jakarta, dimana setiap orang senantiasa bicara agama, suku, ras dan politik di setiap perbincangannya. Hal itu bisa berdampak pada konflik horizontal di tengah masyarakat yang majemuk ini. Pendapat ini dikemukakan Ketua ICMI Orda Kabupaten Tangerang, Maksis Sakhabi pada acara diskusi bulanan bertajuk Menjaga NKRI Merawat Islam Indonesia.

Maksis Sakhabi menekankan betapa pentingnya nilai persatuan dalam setiap kehidupan manusia. Menurutnya, tidak akan pernah terdapat sebuah negara atau bahkan kampung kecil tanpa ada persatuan. "Nilai persatuan itu sifatnya fundamental. Ia mampu menghilangkan ego kesukuan, ras dan golongan, penting sekali sebagai masyarakat majemuk kita memahami dan mengamalkan nilai persatuan,"Terang Maksis.

Menurutnya, nilai persatuan bangsa Indonesia saat ini tengah dalam kondisi yang mengancam. Hal ini dikarenakan suhu politik di DKI Jakarta yang dapat menyebar ke seantero negeri. "Tak hanya itu, DKI ini bisa membangunkan orang tidur menjadi garang seperti harimau karena urusan Pilkada," paparnya.

Maksis berharap bahwa setiap orang hendaknya memahami nilai persatuan sebagai rasa yang membangkitkan semangat ke-Indonesia-an. Lebih jauh dirinya memaparkan, bahwa nilai persatuan terdapat dalam kitab suci. "persatuan ini termaktub dalam kitab suci agama di Indonesia, mulai dari ummat Katolik, Protestan, Hindu, Budha, Konghucu, apalagi Islam, semua menyeru persatuan,"Tegas Maksis. /pik