KOTA SERANG,ICMINEWS - Majelis Pengurus Daerah (MPD) Ikatan Cendekiawan Muslim se-Indonesia (ICMI) Orda Kabupaten Tangerang mengirim peserta dalam kegiatan Ramadhan Leadership Camp 2026 yang diselenggarakan ICMI Orwil Banten bertempat di Poltekkes Banten pada Rabu, (11/3/2026). Kegiatan tersebut sebagai bentuk peningkatan kapasitas pengurus ICMI dalam bidang kepemimpinan. Ketua Panitia RLC 2026, H. Asep Mulya Hidayat mengatakan kegiatan tersebut menjadi agenda rutin setiap Ramadhan dan pada tahun 2026 ini kegiatan RLC menghadirkan narasumber yang memiliki kiprah praktis di masing-masing bidang, diantaranya Arif Wismansyah (mantan Walikota Tangerang/Pengusaha), Dahrizal, S. Kp, MPH (direktur Poltekkes Banten), Adi Dharma (Ketua OJK Banten) dan lain-lain.
Rabu, 11 Maret 2026
Utusan ICMI Kabupaten Tangerang Ikuti Ramadhan Leadership Camp 2026
KOTA SERANG,ICMINEWS - Majelis Pengurus Daerah (MPD) Ikatan Cendekiawan Muslim se-Indonesia (ICMI) Orda Kabupaten Tangerang mengirim peserta dalam kegiatan Ramadhan Leadership Camp 2026 yang diselenggarakan ICMI Orwil Banten bertempat di Poltekkes Banten pada Rabu, (11/3/2026). Kegiatan tersebut sebagai bentuk peningkatan kapasitas pengurus ICMI dalam bidang kepemimpinan. Ketua Panitia RLC 2026, H. Asep Mulya Hidayat mengatakan kegiatan tersebut menjadi agenda rutin setiap Ramadhan dan pada tahun 2026 ini kegiatan RLC menghadirkan narasumber yang memiliki kiprah praktis di masing-masing bidang, diantaranya Arif Wismansyah (mantan Walikota Tangerang/Pengusaha), Dahrizal, S. Kp, MPH (direktur Poltekkes Banten), Adi Dharma (Ketua OJK Banten) dan lain-lain.
Sabtu, 03 Agustus 2024
Pelajar 19 Tahun di Jawa Timur Terduga Teroris, Ini Kata Cendekiawan Muda Banten
BANTEN-Terjadi sebuah penangkapan terduga teroris di Kota Batu, Jawa Timur pada 31 Juli 2024 Pukul 19.15 WIB. Penangkapan dilakukan oleh Tim Detasemen Khusus (Densus) 88 Antiteror Polri. Terduga teroris adalah seorang pelajar berusia 19 tahun berinisial HOK. Menurut keterangan penyelidikan polisi, HOK diduga sebagai simpatisan organisasi ISIS (Islamic State of Iraq and Syiria). HOK hendak berencana melakukan bom bunuh diri. “Densus 88 masih menyelidiki kemungkinan keterkaitan dengan jaringan pendukung ISIS lainnya,” kata Juru Bicara Densus 88 Antiteror Mabes Polri, Kombes Aswin Siregar.
Minggu, 11 Oktober 2020
ICMI Pusat Minta Masyarakat Gugat UU Cipta Kerja ke MK
Minggu, 20 September 2020
ICMI : Pemerintah Harus Dengarkan Desakan Masyarakat Soal Penundaan Pilkada 2020
ICMINEWS, TANGERANG - Di tengah situasi Pandemi Covid-19 di tanah air yang semakin tidak terkendali penyeberannya muncul desakan publik terhadap pemerintah untuk menunda Pilkada 2020. Desakan datang dari berbagai kalangan masyarakat dan organisasi. Diantaranya adalah Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU), Perkumpulan Pemilu untuk Demokrasi (Perludem), serta tokoh masyarakat nasional maupun daerah. Ini tentu bukan sekedar menginginkan ditundanya Pilkada melainkan dampak besar yang terjadi ketika Pilkada tetap dilaksanakan di masa Pandemi ini.
Tak hanya datang dari elemen nasional saja, desakan Pilkada ditunda juga diamini oleh sejumlah kalangan di daerah, seperti ICMI Orda Kabupaten Tangerang, Perkumpulan Masyarakat Peduli Siaran Untuk Demokrasi (PMPSD) dan tokoh masyarakat di daerah.
“di Povinsi Banten ada empat daerah yang akan menggelar Pilkada. Kita khawatir ini akan terjadi cluster Pilkada pada penyebaran covid-19 ini,“ Ujar Ketua ICMI Kabupaten Tangerang, Maksis Sakhabi
Pihaknya menilai jika Pilkada terus dilaksanakan tanpa mempertimbangkan kondisi darurat nasional covid-19 bukan tidak mungkin akan tumbuh cluster Pilkada. Selain itu, ICMI berharap pemerintah mendengar masukan dan desakan publik terkait permintaan penundaan Pilkada 2020.
Sementara Anggota Komisi Pemilihan Umum (KPU) Banten, Ramelan mengatakan pihaknya akan mengikuti keputusan pusat (KPU, red.) sekalipun Pilkada ini ditunda.
“Sebagai lembaga hirarkis, KPU Banten akan mengikuti apa yang akan diputuskan oleh KPU RI, keputusan apapun kami siap,” kata Ramelan melalui WhatsApp Messanger.
Pihaknya mengaku jika desakan Pilkada tahun 2020 ditunda lantaran belum adanya penurunan kasus covid di tanah air. Maka dari itu, menurut Ramelan desakan tersebut harus dihargai.
Seperti diketahui PBNU lebih dulu mengeluarkan surat resmi tentang permintaan penundaan Pilkada 2020.
(Adm)




