KOTA SERANG,ICMINEWS - Majelis Pengurus Daerah (MPD) Ikatan Cendekiawan Muslim se-Indonesia (ICMI) Orda Kabupaten Tangerang mengirim peserta dalam kegiatan Ramadhan Leadership Camp 2026 yang diselenggarakan ICMI Orwil Banten bertempat di Poltekkes Banten pada Rabu, (11/3/2026). Kegiatan tersebut sebagai bentuk peningkatan kapasitas pengurus ICMI dalam bidang kepemimpinan. Ketua Panitia RLC 2026, H. Asep Mulya Hidayat mengatakan kegiatan tersebut menjadi agenda rutin setiap Ramadhan dan pada tahun 2026 ini kegiatan RLC menghadirkan narasumber yang memiliki kiprah praktis di masing-masing bidang, diantaranya Arif Wismansyah (mantan Walikota Tangerang/Pengusaha), Dahrizal, S. Kp, MPH (direktur Poltekkes Banten), Adi Dharma (Ketua OJK Banten) dan lain-lain.
Rabu, 11 Maret 2026
Utusan ICMI Kabupaten Tangerang Ikuti Ramadhan Leadership Camp 2026
KOTA SERANG,ICMINEWS - Majelis Pengurus Daerah (MPD) Ikatan Cendekiawan Muslim se-Indonesia (ICMI) Orda Kabupaten Tangerang mengirim peserta dalam kegiatan Ramadhan Leadership Camp 2026 yang diselenggarakan ICMI Orwil Banten bertempat di Poltekkes Banten pada Rabu, (11/3/2026). Kegiatan tersebut sebagai bentuk peningkatan kapasitas pengurus ICMI dalam bidang kepemimpinan. Ketua Panitia RLC 2026, H. Asep Mulya Hidayat mengatakan kegiatan tersebut menjadi agenda rutin setiap Ramadhan dan pada tahun 2026 ini kegiatan RLC menghadirkan narasumber yang memiliki kiprah praktis di masing-masing bidang, diantaranya Arif Wismansyah (mantan Walikota Tangerang/Pengusaha), Dahrizal, S. Kp, MPH (direktur Poltekkes Banten), Adi Dharma (Ketua OJK Banten) dan lain-lain.
Jumat, 07 Maret 2025
SAFARI RAMADHAN ICMI KE PONDOK PESANTREN ATTADZKIR PASAR KEMIS
ICMINEWS-Ikatan Cendekiawan Muslim se-Indonesia (ICMI) Orda Kabupaten Tangerang melakukan kegiatan Safari Ramadhan 1446 H ke Pondok Pesantren Attadzkir, Kecamatan Pasar Kemis pada Jumat, (07/03/2025). Kegiatan Safari Ramadhan sebagai momentum silaturahmi ICMI Kabupaten Tangerang bersama masyarakat dan para santri. Kegiatan tersebut diisi dengan aktivitas Halaqoh Ramadhan yang diikuti para santri Pondok Pesantren Attadzkir beserta para Ustadz dan ustadzah yang mengajar di pondok tersebut.
Minggu, 02 Februari 2025
ICMI Dorong Pemerintah Fasilitasi Eksistensi Madrasah Diniyah
TANGERANG,ICMINEWS - Keberadaan Madrasah Diniyah saat ini tak banyak mendapat perhatian pemerintah Daerah. Lantaran beralasan kewenangan madrasah berada di Kementerian Agama yang notabene sebagai instansi vertikal atau struktur langsung di pusat. Akan tetapi, pertumbuhan dan perkembangan Madrasah Diniyah perlu mendapat pengelolaan khusus oleh Pemda maupun kementerian agama. Salah satu yang menjadi kebutuhan anak usia sekolah MD ini adalah sarana prasarana. Sebagian besar pengelola MDT merupakan kelompok masyarakat atau yayasan yang operasionalisasinya mandiri. Hal ini harus menjadi perhatian pemerintah.
Pengurus Ikatan Cendekiawan Muslim se-Indonesia (ICMI) Orda Kabupaten Tangerang turut buka suara dalam memperhatikan keadaan dan eksistensi Madrasah Diniyah di Kabupaten Tangerang. Bahwa pemerintah harus benar-benar membuka mata, memberikan fasilitasi perkembangan MDT di berbagai wilayah.
“Kabupaten Tangerang itu memiliki Perda tentang Madrasah Diniyah Takmiliyah, seharusnya pemerintah bergerak cepat dan serius memberikan fasilitasi peningkatan sarana dan prasarana bagi MDT,” kata Maksis Sakhabi, ketua ICMI Orda Kabupaten Tangerang, pada Minggu (2/2/2025).
ICMI Kabupaten Tangerang pernah merumuskan peta penguatan regulasi tentang Madrasah Diniyah Takmiliyah di Kabupaten Tangerang memerlukan bantuan pemerintah daerah dalam meningkatkan kapasitas dan pengembangannya.
Madrasah Diniyah sebagai pioner pendidikan untuk anak-anak yang harus selalu mendapatkan support pemerintah.
“Kita tahu kondisi sarananya memprihatinkan. Madrasah Diniyah itu memiliki peranan besar tentang pembentukan karakter anak, jadi selayaknya fasilitas pendukungnya memadai,” kata Maksis Sakhabi
Lebih lanjut Maksis mendorong pemerintah daerah harus memberikan program peningkatan mutu dan kualitas sarana prasarana peserta didik pada Madrasah Diniyah.
Kamis, 14 Maret 2024
Pembelajaran Berkelanjutan: Kunci Kesuksesan dalam Menghadapi Era VUCA
Oleh: Doyahudin
(Ketua Departemen Pendidikan ICMI Orda Kabupaten Tangerang)
PADA tahun 1990 an dalam dunia militer Amerika Serikat muncul istilah VUCA. Istilah ini digunakan untuk menggambarkan kondisi medan perang yang tidak pasti dan berubah-ubah. VUCA kepanjangan dari Volatility (Volatilitas), Uncertainty (Ketidakpastian), Complexity (Kompleksitas), dan Ambiguity (Ambiguitas).
Kamis, 02 Februari 2023
ICMI Kronjo Dukung Ketua MUI Terpilih
KRONJO, ICMINEWS-Musyawarah Kecamatan (Muscam) Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kecamatan Kronjo menetapkan KH. Syaebi Hamdi terpilih secara aklamasi setelah seluruh komponen ulama peserta Muscam memilihnya secara tunggal. KH. Syaebi memimpin MUI Kecamatan Kronjo untuk masa bhakti 2022-2027. Kepemimpinan KH. Syaebi Hamdi dinilai berhasil menggerakkan kegiatan MUI di Kecamatan Kronjo oleh para ulama dan asatidz se-Kecamatan Kronjo.
Jumat, 18 September 2020
Kemenag: Lapor Jika Ada Pungli Dana Bantuan Pesantren
ICMINEWS, JAKARTA - Dirjen Pendidikan Islam Kementerian Agama, Muhammad Ali Ramdhani meminta setiap pesantren yang dimintai pungutan dana bantuan operasional pesantren (BOP) segera melapor. Ia meminta pesantren mengadukan hal itu pada Inspektorat Jenderal Kemenag atau penegak hukum.
"Kami melarang segala bentuk pungutan atas BOP. Untuk pesantren yang diminta pungutan agar melaporkan pada Inspektorat Jenderal Kementerian Agama dan atau kepada penegak hukum sehingga kami bisa menindak pelaku," katanya seperti dilansir Republika.co.id, Jumat (18/9).
Inspektorat Jenderal Kemenag pun telah membuka pengelola pengaduan masyarakat untuk bantuan operasional pesantren, bantuan operasional pendidikan keagamaan Islam, dan bantuan pembelajaran daring pesantren. Sebelumnya, Direktur Pendidikan Diniyah dan Pondok Pesantren Waryono juga mengatakan mendorong masyarakat untuk melaporkannya kepada Inspektorat Jenderal (Itjen) Kemenag agar bisa ditindaklanjuti.
"Setiap laporan yang masuk, kami teruskan ke Itjen Kemenag untuk diinvestigasi. Kami juga dorong masyarakat yang menerima info pemotongan bantuan melaporkan ke Itjen Kemenag," ujar Waryono.
Waryono menyebut masyarakat yang ingin mengajukan aduan bisa mengakses situs simwas.kemenag.go.id. Ia juga meyakinkan telah menerbitkan petunjuk teknis (juknis) penyaluran bantuan. Juknis tersebut, sama sekali tidak mengatur masalah pemotongan, baik dalam bentuk uang maupun pembelian barang.
Proses penyaluran bantuan yang terjadi di lapangan harus sesuai juknis. Jika ada pelanggaran, maka hal tersebut bisa dilaporkan ke Itjen untuk diaudit.
"Kemenag tentu akan menindak tegas, jika ada oknum yang terbukti melanggar dalam proses penyaluran bantuan operasional ini," lanjutnya.
(sur/sc:republika.co.id)
Kamis, 28 Desember 2017
KEHADIRAN KAUM INTELEKTUAL DALAM PEMBANGUNAN BERKELANJUTAN
Kamis, 13 April 2017
MAKSIS SAKHABI: PERSATUAN ADALAH SEGALANYA DEMI NKRI
DIBUKA, 270 BEASISWA SANTRI DARI KEMENAG
Ditempat terpisah, Kasubdit Santri Ainur Rofiq, mengatakan bahwa pendaftaran PBSB dibuka mulai tanggal 10 April - 8 Mei 2017. Sedangkan tes masuknya akan dilaksanankan tanggal 17 - 24 Mei 2017.
Kamis, 10 November 2016
ULAMA BANTEN DIUNDANG KE ISTANA, KETUA ICMI: INI SINYAL BAGUS
Selasa, 08 November 2016
ISLAM BERPERAN PENTING SEPANJANG SEJARAH
Rabu, 31 Agustus 2016
JK: GENERASI MUDA JANGAN HANYA JADI KONSUMEN TEKNOLOGI
Ia menginginkan agar generasi muda dan masyarakat Indonesia tak hanya menjadi konsumen dari produk teknologi yang diciptakan oleh negara lain.
Generasi muda, kata JK, juga perlu menunjukan kemampuannya dengan menggelar pameran dan tak hanya menjadi penonton.
Wakil Presiden RI tersebut menyebutkan, selain itu Indonesia sebagai negara dengan penduduk terbesar ketiga di dunia haruslah mampu menciptakan teknologi sesuai zaman dan kebutuhan.
“Pertama seperti saya katakan tadi, kita dengan penduduk 255 juta tentu tidak ingin hanya konsumer daripada teknologi tapi kita juga harus pada user daripada teknologi,” ucap JK.
Dikutip dari laman Republika.co.id, kreativitas dan Inovasi pun perlu dikembangkan seiring dengan perkembangan teknologi tiap tahunnya. Pameran teknologi dapat menjadi wadah bagi generasi muda saat ini untuk mengetahui perkembangan teknologi. Sehingga generasi muda dapat memiliki semangat untuk meningkatkan dan mengembangkan teknologi.
Lebih lanjut, JK mengatakan, perkembangan teknologi dan juga energi listrik merupakan dua komoditas yang mempengaruhi pola kehidupan masyarakat dewasa ini.
“Karena itulah maka perkembangan ini bukan hanya untuk melihat pameran tapi kita semua juga harus berpameran untuk memiliki teknologi ini agar kita semua dapat mengerti apa yang dimaksudkan kemajuan itu,” jelas dia
Senin, 29 Agustus 2016
KETUA DEWAN PENASIHAT PUSAT ICMI AKAN TERIMA GELAR DOKTOR KEHORMATAN DARI UNAND
Pertimbangan pertama, JK berperan dalam Pembentukan Ketetapan MPR Nomor XV/MPR/1998 tentang Penyelenggaraan Otonomi Daerah; Pengaturan, Pembagian, dan Pemanfaatan Sumber daya Nasional yang Berkeadilan, serta Perimbangan Keuangan Pusat dan Daerah dalam Kerangka Negara Kesatuan RI.
MEMAKNAI POSPENAS SEBAGAI KECERDASAN KAUM SANTRI BANTEN
“Dan hendaknya ada diantara kalian, segolongan umat yang menyeru kepada kebaikan dan melarang kemungkaran, maka itulah orang- orang yang mendapat keberuntungan”
Demikianlah kemajuan dan perubahan selalu dimulai dari ilmu pengetahuan. Di Banten lebih dari 3000 pondok pesantren memiliki potensi yang besar untuk melakukan perubahan-perubahan signifikan ke arah Banten Yang Beriman Dan Bertakwa sesuai dengan motto Propinsi Banten. Penyelenggaraan Pospenas nanti akan memicu setiap orang di Banten untuk mendekatkan diri dengan aktifitas kepondokpesantrenan, apalagi pondok pesantren akan leih dikenal luas tidak hanya memiliki kajian keislaman saja tetapi olahraga juga terlihat.
“Ulama adalah pewaris para Nabi”
Dengan meningkatnya peradaban manusia, tantangan santri dari zaman ke zaman semakin lama semakin berat. Saat ini santri tak cukup hanya dengan berdzikir dan duduk berpangkutangan tak melakukan suatu apapun, tak cukup hanya dengan mengaji saja, tapi juga harus berfikir dan mengkaji seluruh fenomena yang terjadi di alam semesta ini sesuai Al Qur’an dan Al Sunnah dan mengaplikasikannya dalam realitas kehidupan.
Bangsa kita tak hanya membutuhkan orang cerdas, tak hanya membutuhkan orang yang memiliki intelegensi tinngi, namun bangsa kita juga sangat membutuhkan orang-orang yang memiliki kredibilitas dan loyalitas yang tinggi terhadap negara dan daerahnya.
Penulis: Mohamad Safari (Sekretaris Jenderal ICMI Orwil Banten)
Rabu, 25 Mei 2016
ICMI SERUKAN PERANG TERHADAP KEJAHATAN SEKSUAL ANAK
ICMINEWS-Ikatan Cendekiawan Muslim Se-Indonesia (ICMI) mendesak hukuman mati untuk pelaku kejahatan seksual pada anak. “Hukuman mati adalah hukuman yang setimpal bagi pelaku kejahatan seksual khususnya pada anak” ungkap Dr. Sri Astuti Bukhari MSc, Wakil Ketua Umum ICMI pada Konferensi Pers (19/5) di Jakarta.
ICMI juga merekomendasikan pada pemerintah untuk menghindari hukuman kebiri karena berdasarkan rekomendasi Menteri Kesehatan dan Pengurus Pusat Perhimpunan Dokter Spesialis Kedokteran Jiwa Indonesia (PP PDSJKI) mempunyai efek dan berdampak panjang secara medis, psikologis, kejiwaan dan sosial bagi yang di terkena hukuman.
“Kami sangat prihatin dengan kondisi moral bangsa kita saat ini yang sangat merosot yang ditandai dengan maraknya kejahatan seksual pada anak-anak”, tambah Sri Astuti.
Pada saat yang sama, Andi Yuliani Paris, Ketua Koordinator ICMI Bidang Perlindungan Perempuan, Anak dan Remaja mengatakan bahwa fenomena pemerkosaan massal pada anak dan mengakibatkan kematian atau pemerkosaan pada 58 anak-anak dan lain-lainnya adalah peristiwa luar biasa yang menggambarkan kerusakan moral bangsa kita.
“Peristiwa ini sangat luar biasa yang mencabik-cabik nurani dan akal sehat kita”, ungkap Andi Yuliani.
Terkait pernyataan tersebut, sikap ICMI sebagai berikut:
Mendukung Instruksi Presiden untuk mencegah terjadinya tindak kejahatan seksual pada anak dengan melakukan koordinasi oleh kementerian terkait, keluarga, sekolah, komunitas, dan media.
Mendorong pemerintah memberlakukan payung hukum termasuk menerbitkan perpu baru terkait kejahatan ini agar segera di proses secepat-cepatnya, karena kejahatan seksual terhadap anak merupakan bentuk kejahatan yang luar biasa, maka penanganannya juga harus luar biasa.
Meminimalkan penyebab terjadinya tindak kejahatan seksual tersebut dengan cara memberangus peredaran narkoba setuntas-tuntasnya, membatasi minuman keras beralkohol, dan menutup tayangan pornografi dari lingkungan keluarga maupun masyarakat.
Pemerintah harus menciptakan lapangan pekerjaan sebanyak-banyaknya bagi sarjana maupun remaja lulusan SMU, pada tingkatan pemerintahan (Kabupaten/kota, kecamatan) agar tidak lagi tejadi kerusuhan sosial maupun kejahatan seksual yang disebabkan oleh tingginya pengangguran.
Kementerian Kominfo diharapkan lebih gencar, tegas dan tuntas memblokir situs-situs pornografi, konten-konten internet dan teknologi informasi yang memuat konten pornografi dan kejahatan seksual. Situs-situs resmi seperti youtube, google, twitter, facebook, dll harus di blokir jika tidak bisa menghilangkan konten pornonya yang sangat mudah diakses oleh anak-anak.
Diharapkan Komisi Penyiaran Indonesia (KPI) memberikan sanksi keras terhadaap stasiun TV jika menyiarkan acara berkonten dewasa pada jam tayang yang dapat disaksikan usia anak-anak.
Komitmen ICMI adalah ingin ikut serta menumpas habis KEJAHATAN SEKSUAL TERHADAP ANAK-ANAK dengan seluruh jajaran organisasi di tingkat Orwil (Organisasi Wilayah di tingkat Provinsi), ORDA (Organisasi Daerah di tingkat Kabupaten dan kota), Orsat (Organisasi Satuan di tingkat Kecamatan)
Jumat, 13 Mei 2016
DEWAN PENASIHAT ICMI HADIRI BIPON DAY MTsN 1 TANGERANG
ICMI: GURU, PEJUANG YANG HARUS DIPERJUANGKAN
KETUA DEWAN PAKAR ICMI SOSIALISASI PEMBERDAYAAN MASYARAKAT
Kamis, 12 Mei 2016
PESANTREN DAN KUALITAS PENDIDIKAN
Pendidikan merupakan salah satu penunjang pembangunan daerah yang didasari pada tingkat Sumber Daya Manusia (SDM). Untuk mengembangkan SDM-nya maka dibutuhkan kualitas pendidikan yang baik dan bermutu. Yang menjadi tolak ukur tingkat kualitas pendidikan dapat dilihat dari tiga aspek, yaitu ; Sistem, Metode dan Praktik . Semua bentuk disiplin keilmuan bercabang dari dasar filsafat yaitu Ontologi, Epistemologi dan Aksiologi. Tidak berbeda jauh untuk melihat tatanan pendidikan pun harus dilihat sistem yang terjadi, metode yang digunakan dan bagaimana hasil pencapaiannya. Ketiga aspek itu menjadi penunjang utama dalam mengembangkan pendidikan yang bermutu dan berkualitas.
MEMBANGUN CITRA SEKOLAH
Ketika sebuah lembaga pendidikan berdiri, tentu "citra" (image) akan dibangun pula. Para pengelola sekolah/madrasah akan menerbitkan brosur, memasang spanduk, menyelenggarakan acara promosi. Semua itu tidak lain ditujukan untuk membangun citra. Dengan pelbagai usaha dan cara, keberadaan sekolah/madrasah akan diperkenalkan kepada masyarakat dengan kesan sebaik mungkin. Harapannya, usaha mempromosikan sekolah/madrasah itu akan mendapat respon positif dari msyarakat.
Penulis adalah Wakil sekretaris Dewan Penasihat ICMI Orda Kab. Tangerang



















